MEDAN |Bantuan pascabencana di Sumatera Utara (Sumut) terus disalurkan kepada masyarakat terdampak. Dinas Sosial Sumut mencatat sebanyak 13.702 keluarga penerima manfaat (KPM) telah menerima bantuan yang mencakup program hunian, jaminan hidup, dan stimulan ekonomi.
Kepala Dinas Sosial Sumut, Ady Putra, mengatakan sebagian besar kabupaten dan kota telah menyelesaikan proses penyaluran bantuan kepada masyarakat penerima.
“Sebagian besar kabupaten/kota sudah tuntas terealisasi,” ujar Ady dalam temu pers yang digelar Dinas Kominfo Sumut di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk program bantuan hunian, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp45,084 miliar. Nilai alokasi yang sama juga disiapkan untuk program jaminan hidup.
Sementara itu, program stimulan ekonomi mendapat alokasi sebesar Rp75,14 miliar. Hingga saat ini, realisasi penyalurannya telah mencapai Rp68,51 miliar.
Tapanuli Tengah menjadi daerah dengan alokasi bantuan terbesar. Untuk program hunian dan jaminan hidup, daerah tersebut mendapat alokasi Rp27,618 miliar bagi 9.206 KPM.
Dari alokasi tersebut, realisasi penyaluran mencapai Rp27,201 miliar dan telah diterima 9.067 KPM atau sekitar 98,49 persen.
Selain itu, Tapanuli Tengah memperoleh alokasi program stimulan ekonomi sebesar Rp46,03 miliar. Realisasi penyalurannya tercatat mencapai Rp45,335 miliar.
Di Kabupaten Langkat, bantuan hunian dan jaminan hidup dialokasikan sebesar Rp3,88 miliar untuk 1.296 KPM. Realisasi penyaluran mencapai Rp3,85 miliar dan telah diterima 1.286 KPM.
Untuk program stimulan ekonomi, Langkat memperoleh alokasi Rp6,48 miliar, dengan realisasi penyaluran mencapai Rp6,43 miliar.
Sementara itu, di Kota Sibolga, realisasi bantuan hunian dan jaminan hidup mencapai Rp1,08 miliar dari alokasi Rp1,10 miliar. Bantuan tersebut telah diterima oleh 367 KPM.
Untuk program stimulan ekonomi, Sibolga mendapat alokasi Rp1,83 miliar, dengan realisasi penyaluran mencapai Rp1,81 miliar.
Adapun di Kabupaten Tapanuli Utara, realisasi bantuan hunian dan jaminan hidup mencapai Rp1,08 miliar dari total alokasi Rp1,30 miliar. Bantuan tersebut telah diterima oleh 361 KPM.
Pada program stimulan ekonomi, Tapanuli Utara mendapat alokasi Rp2,17 miliar, dengan realisasi penyaluran mencapai Rp1,80 miliar untuk 361 KPM.
Penyaluran bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak sekaligus mendukung pemulihan kehidupan dan aktivitas ekonomi pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera Utara.
Editor : yuda
Sumber Berita: https://Medantalktv.com














Komentar